kenapa ada istilah anak durhaka..tetapi tidak pernah ada istilah orang tua durhaka?
kenapa ada istilah anak haram ttpi tdk ada istilah orang tua haram? seolah-olah orang tua mempunyai "hak istimewa" untuk berbuat segala sesuatu kepada anaknya, dan segala hal yang dilakukan oleh orang tua adalah benar adanya.
padahal bukankah orang tua juga pernah melakukan salah?
banyak orang tua yang tidak pernah memperhatikan anak-anaknya, menyibukan diri pada karir dan ambisinya tidak tahu apa saja yang terjadi pada anak-anaknya, tidak menyadari bahwa anak-anak mereka terlibat dengan hal- hal negatif. Mengapa orang-orang ini tidak bisa disebut dengan orang tua durhaka?
banyak "calon orang tua" yang menghasilkan anak dengan melakukan perbuatan haram yang dilarang oleh agama.. lantas ketika melahirkan anak maka anak tersebut disebut "anak haram"? bukankah yang sebenarnya haram itu adalah perbuatan orang tuanya?
terkadang terasa sangat tidak adil kedudukan orang tua dengan anak..benar mereka yang membuat kita lahir ke dunia..benar mereka yang memberi kita makan, kasih sayang, dan merawat kita. tapi salah menurut saya saat mereka menggunakan "hak istimewanya" untuk selalu membenarkan perbuatan mereka
tulisan ini bukan bermaksud untuk menyalahkan orang tua dan membenarkan anak. Tetapi untuk mengingatkan diri saya saat menjadi orang tua kelak... mengingatkan bahwa saat saya menjadi orang tua bukan berarti saya benar dalam segala hal
keyakinan saya hari ini adalah
sebagai orang tua nanti, saya tidak hanya memposisikan diri saya sebagai orang tua yang harus dihormati... tetapi saya juga harus memposisikan diri saya sebagai sesama manusia dan menghormati anak-anak saya
mendengarkan apa yang anak-anak katakan, bukan hanya memaksa mereka mendengarkan kata-kata saya
saya tidak akan menjadi orang tua yang selalu benar, dan anak saya tidak akan menjadi anak yang selalu salah... salah adalah salah, benar adalah benar... entah dalam posisi sebagai anak ataupun orang tua..
memberikan banyak waktu dan perhatian untuk melihat pertumbuhan mereka..sebagaimana saya membutuhkan waktu dan perhatian mereka untuk menjaga saya ketika saya sudah terlalu tua
tidak menuntut mereka menjadi sesuatu yang saya inginkan, saya berjanji untuk melihat kemampuan, bakat, keinginan, dan cita-cita mereka...
sebelum menuntut mereka menjadi anak-anak yang baik, terlebih dahulu , saya harus menjadi orang tua yang terbaik bagi mereka
saya yakin apa yang dilakukan oleh orang tua mepunyai dampak yang besar pada anak.... bukankah sebagian besar anak-anak durhaka berasal dari orang tua yang tidak memperhatikan, tidak peduli, tidak melindungi dan menjaga mereka? dengan kata lain anak durhaka kebanyakan berasal dari orang tua yang durhaka... orang tua selalu menuntut anak menjadi anak yang baik .... tetapi mengapa anak tidak bisa menuntut orang tua menjadi orang tua yang baik? semoga bisa menjadi renungan ^^
kenapa ada istilah anak haram ttpi tdk ada istilah orang tua haram? seolah-olah orang tua mempunyai "hak istimewa" untuk berbuat segala sesuatu kepada anaknya, dan segala hal yang dilakukan oleh orang tua adalah benar adanya.
padahal bukankah orang tua juga pernah melakukan salah?
banyak orang tua yang tidak pernah memperhatikan anak-anaknya, menyibukan diri pada karir dan ambisinya tidak tahu apa saja yang terjadi pada anak-anaknya, tidak menyadari bahwa anak-anak mereka terlibat dengan hal- hal negatif. Mengapa orang-orang ini tidak bisa disebut dengan orang tua durhaka?
banyak "calon orang tua" yang menghasilkan anak dengan melakukan perbuatan haram yang dilarang oleh agama.. lantas ketika melahirkan anak maka anak tersebut disebut "anak haram"? bukankah yang sebenarnya haram itu adalah perbuatan orang tuanya?
terkadang terasa sangat tidak adil kedudukan orang tua dengan anak..benar mereka yang membuat kita lahir ke dunia..benar mereka yang memberi kita makan, kasih sayang, dan merawat kita. tapi salah menurut saya saat mereka menggunakan "hak istimewanya" untuk selalu membenarkan perbuatan mereka
tulisan ini bukan bermaksud untuk menyalahkan orang tua dan membenarkan anak. Tetapi untuk mengingatkan diri saya saat menjadi orang tua kelak... mengingatkan bahwa saat saya menjadi orang tua bukan berarti saya benar dalam segala hal
keyakinan saya hari ini adalah
sebagai orang tua nanti, saya tidak hanya memposisikan diri saya sebagai orang tua yang harus dihormati... tetapi saya juga harus memposisikan diri saya sebagai sesama manusia dan menghormati anak-anak saya
mendengarkan apa yang anak-anak katakan, bukan hanya memaksa mereka mendengarkan kata-kata saya
saya tidak akan menjadi orang tua yang selalu benar, dan anak saya tidak akan menjadi anak yang selalu salah... salah adalah salah, benar adalah benar... entah dalam posisi sebagai anak ataupun orang tua..
memberikan banyak waktu dan perhatian untuk melihat pertumbuhan mereka..sebagaimana saya membutuhkan waktu dan perhatian mereka untuk menjaga saya ketika saya sudah terlalu tua
tidak menuntut mereka menjadi sesuatu yang saya inginkan, saya berjanji untuk melihat kemampuan, bakat, keinginan, dan cita-cita mereka...
sebelum menuntut mereka menjadi anak-anak yang baik, terlebih dahulu , saya harus menjadi orang tua yang terbaik bagi mereka
saya yakin apa yang dilakukan oleh orang tua mepunyai dampak yang besar pada anak.... bukankah sebagian besar anak-anak durhaka berasal dari orang tua yang tidak memperhatikan, tidak peduli, tidak melindungi dan menjaga mereka? dengan kata lain anak durhaka kebanyakan berasal dari orang tua yang durhaka... orang tua selalu menuntut anak menjadi anak yang baik .... tetapi mengapa anak tidak bisa menuntut orang tua menjadi orang tua yang baik? semoga bisa menjadi renungan ^^

